AMPAS Desak Penghentian Sementara MBG Tak Berizin di Aceh Singkil Usai Dugaan Keracunan Siswa

JENNEWS

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:34 WIB

50207 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH SINGKIL. JENNEWS.com – Aliansi Muda Penggerak Aceh Singkil (AMPAS) melontarkan sorotan tajam terhadap lemahnya pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah tersebut. Organisasi ini menilai pengawas Badan Gizi Nasional (BGN) di Aceh Singkil telah lalai menjalankan fungsi kontrol, terutama setelah munculnya kasus dugaan keracunan yang menimpa sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dari program tersebut.

Sekretaris Jenderal AMPAS, Budi Harjo, menegaskan bahwa insiden tersebut tidak bisa dipandang sebagai kesalahan teknis semata. Menurutnya, jika benar terdapat dapur MBG yang belum mengantongi izin lengkap namun tetap beroperasi, maka kejadian ini mencerminkan kegagalan serius dalam pengawasan.

“Kalau benar ada dapur MBG yang belum berizin tetapi tetap beroperasi, lalu terjadi dugaan keracunan siswa, maka ini bukan sekadar kelalaian teknis. Ini bentuk kegagalan pengawasan. Di mana fungsi kontrol pengawas BGN?” ujarnya dengan nada tegas.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

AMPAS menilai pengawasan seharusnya menjadi garda terdepan dalam memastikan seluruh dapur MBG memenuhi standar operasional yang sah, mulai dari izin resmi, sertifikat laik higienis, hingga standar keamanan pangan. Selain itu, pengawasan rutin dan dokumentasi yang jelas semestinya menjadi bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan program yang menyasar anak-anak sekolah.

Namun fakta di lapangan, menurut AMPAS, menunjukkan adanya pembiaran yang tidak bisa ditoleransi. Budi mengingatkan bahwa pengawas tidak boleh sekadar hadir dalam kegiatan seremonial tanpa memastikan keselamatan konsumsi bagi para penerima manfaat.

“Jangan hanya hadir saat seremonial. Pengawasan itu bukan formalitas tanda tangan. Kalau anak-anak sampai jadi korban, ini tanggung jawab moral dan administratif pengawas juga,” katanya.

Dalam pernyataan sikapnya, AMPAS secara tegas mendesak penghentian sementara seluruh kegiatan MBG yang belum memiliki izin lengkap di Aceh Singkil. Selain itu, mereka meminta audit menyeluruh terhadap dapur-dapur yang sudah beroperasi, evaluasi terhadap kinerja pengawas BGN di daerah, serta transparansi hasil pemeriksaan kepada publik dan orang tua siswa.

“Keselamatan anak-anak tidak boleh dikorbankan demi mengejar target program. Jika pengawasan dijalankan dengan benar sejak awal, dugaan insiden seperti ini bisa dicegah,” lanjut Budi.

AMPAS juga mengingatkan bahwa jika nantinya ditemukan unsur kelalaian serius atau pembiaran, maka pertanggungjawaban tidak boleh hanya dibebankan kepada penyedia makanan. Pengawas yang memiliki mandat pengendalian dan pengamanan program juga harus dimintai pertanggungjawaban sesuai kewenangannya.

“Jangan sampai Aceh Singkil jadi contoh buruk karena lemahnya kontrol. Jika lalai, harus berani dievaluasi. Kami tidak ingin ada korban berikutnya,” tutupnya.

AMPAS menyatakan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada langkah nyata di lapangan, bukan sekadar klarifikasi normatif tanpa tindakan tegas.

(Bima Pohan)

Berita Terkait

Ketua JWI Aceh Singkil Berpesan Setelah Berita Acara Perubahan Pengurus/Anggota Diserahkan Ke Kesbangpol
Bupati Aceh Singkil Memantau Langsung Pembagian Daging Meugang Banpres Untuk Masyarakat Korban Banjir
PLT KADIS KESEHATAN BUNGKAM! ADA APA DENGAN HASIL LAB KERACUNAN MBG DI ACEH SINGKIL?
Wakil Ketua DPRK Aceh Singkil H, Wartono SH. Pengesahan Hak Interpelasi Tidak Ada Berkaitan Politik
Ketua DPRK Aceh Singkil H, Amaliun Tegaskan Hak Interpelasi Terhadap Bupati Bukan Monuver Politik
BELUM ADA IZIN, KENAPA DAPUR MBG TETAP BERJALAN? AMPAS SOROT DINKES DAN KORWIL BGN ACEH SINGKIL
Pelantikan BPK Desa Penampaan Terlambat Berbulan-bulan, Dipersoalkan Warga karena Dinilai Abaikan Prinsip Tata Kelola Desa
Wakil Bupati Gayo Lues Lantik Pejabat Administrator, Tekankan Etos Kerja dan Percepatan Pemulihan Bencana

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:51 WIB

Ketua JWI Aceh Singkil Berpesan Setelah Berita Acara Perubahan Pengurus/Anggota Diserahkan Ke Kesbangpol

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:33 WIB

Bupati Aceh Singkil Memantau Langsung Pembagian Daging Meugang Banpres Untuk Masyarakat Korban Banjir

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:27 WIB

PLT KADIS KESEHATAN BUNGKAM! ADA APA DENGAN HASIL LAB KERACUNAN MBG DI ACEH SINGKIL?

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:19 WIB

Wakil Ketua DPRK Aceh Singkil H, Wartono SH. Pengesahan Hak Interpelasi Tidak Ada Berkaitan Politik

Selasa, 17 Februari 2026 - 10:47 WIB

Ketua DPRK Aceh Singkil H, Amaliun Tegaskan Hak Interpelasi Terhadap Bupati Bukan Monuver Politik

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:44 WIB

Pelantikan BPK Desa Penampaan Terlambat Berbulan-bulan, Dipersoalkan Warga karena Dinilai Abaikan Prinsip Tata Kelola Desa

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:03 WIB

Wakil Bupati Gayo Lues Lantik Pejabat Administrator, Tekankan Etos Kerja dan Percepatan Pemulihan Bencana

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:34 WIB

AMPAS Desak Penghentian Sementara MBG Tak Berizin di Aceh Singkil Usai Dugaan Keracunan Siswa

Berita Terbaru