GAYO LUES – Sebuah video pendek yang memperlihatkan menu makan siang untuk siswa di SD Negeri 6, Gayo Lues, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Video yang berdurasi kurang dari satu menit ini menampilkan tumpukan nasi yang disebut-sebut sudah tidak layak konsumsi. Nasi tersebut terlihat masih utuh, namun si perekam video amatir mengklaim nasi itu sudah berbau tidak sedap dan dilarang untuk dimakan oleh para siswa.
Berikut videonya:
https://vt.tiktok.com/ZSDjBHKrj/
Dalam video tersebut, terdengar suara seorang pria yang diduga wali murid, “Nasi ini, para dewan guru melarang anak-anak untuk makan. Diduga, nasi ini sudah basi.”
Video yang beredar luas di berbagai platform, khususnya Facebook, memicu reaksi beragam dari warganet. Salah satu pengguna Facebook, Bunga Lestari, mengomentari unggahan tersebut dengan nada prihatin. “Ini benar-benar mencekam. Kenapa makanan gratis untuk anak-anak sekolah bisa sampai seperti ini? Pemerintah harusnya mengawasi dengan ketat program-program bantuan seperti ini,” tulisnya.
Bunga juga menambahkan, “Banyak netizen yang mengapresiasi guru-guru karena mereka melarang anak-anak makan nasi yang sudah basi. Ini menunjukkan kepedulian mereka terhadap kesehatan siswa, meskipun itu artinya anak-anak tidak jadi makan siang.”
Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues. Namun, desakan dari warganet agar pemerintah segera turun tangan dan mengusut tuntas masalah ini semakin kuat. Mereka berharap ada evaluasi menyeluruh terhadap program bantuan makanan di sekolah-sekolah, demi memastikan kualitas dan kelayakan konsumsi bagi para siswa. (*)































