ACEH TENGGARA, — Forum Membangun Desa (Formades) Aceh Tenggara menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati dan Kantor Inspektorat Kabupaten Aceh Tenggara, Selasa (5 Agustus 2025), menuntut transparansi dan audit khusus terkait penggunaan dana desa tahun anggaran 2022-2024 di tujuh kecamatan.
Aksi yang diikuti puluhan massa ini menyoroti potensi ketahanan pangan Aceh Tenggara yang dinilai belum dikelola optimal. Formades menilai penggunaan dana desa belum sepenuhnya mendukung program ketahanan pangan sesuai kebijakan pemerintah.
“Kami mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan audit khusus terhadap penggunaan dana desa di Kecamatan Badar, Bambel, Babul Makmur, Lawe Alas, Tanoh Alas, Lawe Bulan, dan Darul Hasanah,” ujar Koordinator Formades, Hatta Selian.
Hatta menambahkan, “Dana desa yang dialokasikan untuk ketahanan pangan harus dikelola secara transparan dan melibatkan Badan Permusyawaratan Kampung. Tidak boleh ada pengelolaan dana secara sepihak tanpa musyawarah.”
Selain itu, mereka meminta laporan hasil audit diserahkan kepada Formades agar temuan di lapangan dapat dicocokkan. Tuntutan lain yang disampaikan adalah pencopotan Camat Darul Hasanah yang dinilai tidak layak menjalankan tugasnya.
Menanggapi tuntutan tersebut, Asisten I Setdakab Aceh Tenggara, Riduan, didampingi Inspektur Inspektorat Abdul Kariman, menyatakan inspektorat akan segera menerbitkan Surat Perintah Tugas (SPT) untuk melakukan audit khusus dana desa di tujuh kecamatan yang dimaksud.
“Kami menegaskan akan melakukan audit khusus sesuai tuntutan masyarakat. Sedangkan terkait pencopotan camat, kami perlu melakukan kajian terlebih dahulu demi perbaikan tata kelola pemerintahan,” kata Riduan.
Setelah menyampaikan aspirasinya, massa aksi membubarkan diri secara tertib dan bergerak menuju kantor sekretariat Formades di Desa Pasar Melantang.
Aceh Tenggara memiliki potensi pertanian yang besar dengan lahan subur dan kondisi alam yang mendukung. Diharapkan pengelolaan dana desa dan program ketahanan pangan dapat berjalan optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. (MM)































